Pengertian dan Cara Membuat Pupuk Kompos Super ala Bengkel Bumi

Pupuk Kompos Super merupakan dekomposisi bahan-bahan organik atau proses perombakan senyawa yang komplek menjadi senyawa yang sederhana dengan bantuan mikroorganisme. Kompos itu sendiri berfungsi sebagai sumber hara dan media tumbuh bagi tanaman.

Proses pengomposan harus dalam kondisi terkontrol sehingga proses penguraian berjalan baik sampai terbentuk kompos yang stabil dan berkualitas tinggi. Sebaiknya, apabila kondisi tidak terkontrol akan terjadi pembusukan sehingga timbul bau yang menyengat.

Kompos dapat dibuat dengan menggunakan berbagai macam jenis bahan, seperti sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, sabut kelapa), serbuk gergaji, kotoran ternak, limbah media jamur, limbah pasar, limbah rumah tangga dan daun-daunan.

Keunggulan dan Manfaat Menggunakan Kompos Super:

  • Mampu menggantikan fungsi pemakaian pupuk kimia (anorganik) sehingga menekan biaya pembelian pupuk
  • Terbebas dari gulma (tanaman liar)
  • Mudah digunakan dan tidak berbau
  • Mengandung unsur hara yang seimbang
  • Struktur tanah tetap sehat dan gembur karena mampu meningkatkan aktifitas dan populasi mikroba
  • Memperbaiki pH tanah
  • Meningkatkan hasil produksi tanaman hingga 10-30%

Berikut cara pembuatan pupuk kompos super dari bengkel bumi.

Bahan-bahan yang dibutuhkan 100% :

  • Kohe Sapi Kering/ Kotoran Sapi (60%)
  • Cacahan Batang Pisang (10%)
  • Arang Sekam (10%)
  • Cocopeat/ Sabut Kelapa (10%)
  • Bekatul (5%)
  • Dolomite (5%)

Proses Pembuatan:

  1. Gelar kohe (kotoran) sapi dengan luas 4×6 meter dan ketebal sekitar 5cm.
  2. Siram secara merata dengan JST (Jamu Sehat Tanaman) dosis 1 liter untuk 15 liter air, lalu tambahkan gula putih 3 sendok makan.
  3. Selanjutnya lapisi dengan dolomite secara merata, lapisi dengan bekatul, lapisi dengan arang sekam, lapisi dengan cocopeat/ sabut kelapa, dan diatasnya lapisi dengan cacahan batang pisang.
  4. Siram kembali dengan JST dan lakukan kembali langkah 3 hingga mencapai ketinggian sekitar 1 meter.
  5. Kemudian tutup dengan terpal secara merata.
  6. Proses pengomposan sekitar 3 minggu, apabila suhu sudah stabil dibawah 45oC, warna kompos hitam kecoklatan dan volume menyusut hingga 50%.
  7. Selanjutnya proses pembalikan kurang lebih sampai 2 kali (24 hari) dan kembali sirami dengan JST secara merata.
  8. Masukkan kedalam karung dan simpan pada ruang yang terlindungi dari terik matahari dan hujan.

Yuk hijrah ke kompos super tuk selamatkan bumi dari kerusakan akibat pupuk kimia yang berlebihan dan tingkatkan kesejahteraan petani bersama Bengkel Bumi.

2020-02-25T10:41:34+00:00

One Comment

  1. Wahyu Dhien April 8, 2020 at 4:33 pm - Reply

    Terimakasih sudah bisa ikut bergabung di bengkelbumimandiri.id
    Saya bisa diijinkan untuk belajar disini
    Semangat

Leave A Comment

Translate »